just another day…

June 20, 2008

Aku. Sekarang. Di satu Jumat.

Filed under: Uncategorized — daysea @ 5:16 am and

Klik. Ngunci pintu. Berangkat ke kantor jam 7 teng. Tak tok tak tok. Ngeletakin jari di fingerscan. Tiiit. 7.05. Done. Satu kewajiban selesai. Tak tok tak tok. Naik tangga. Jalan ke ruangan. Menyusuri selasar. Hmmppfff…lumayan jauh juga nih sekarang jalannya. Nyalain lampu. Nyalain komputer (meski pinjaman, maklum jatahnya belum tiba). Cek email. Ngetik. Tak tik tuk tak tik tuk. "Mbak, aku gimana ini? Bla bla bla was wes wos…"

Mulai berdatangan. Cit cit cuat cit cit cuit. Mulai rame deh. Tak tik tuk tak tik tuk. Masih ngetik. "Jam 9.30 meeting Dino Alive ya, Mbak!" Hmmm…? K. Tak tik tuk tak tik tuk. Tibalah waktunya…

Ssshhh huah…selesai juga. Thanks God. "Jam 10 ntar jangan lupa meeting TAB ama AMD." Fiuuuhhh… Tak tok tak tok. Gontai. Tak tok tak tok. Menyusuri selasar. Menuruni tangga. Melewati pinggir lapangan. Menaiki tangga lagi. "Bisa bantu saya masangin infocus ini ga, Mbak?"

Krucuk krucuk krucuk. Naga di perut mulai menggeliat. 12.30. Saatnya maksi nih. Tapi koq…? "Yah, Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu yang terhormat (bukan "Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian" INGAT! Kita ini manusia, bukan benda!) marilah kita akhiri meeting kita pada pagi hari ini. Terima kasih atas kehadirannya." Hmmm…akhirnya. Tuhan, terima kasih! Tak tok tak tok. Menuruni tangga. Melintasi pinggir lapangan. Menaiki tangga. Menyusuri koridor.

"Mbak Desi, makan mbak!"  OK, thanks. "Nanti jam 3  ada meeting ama Mandiri dan Gunung Agung ya, Mbak!" Ah…jadi ga nafsu makan lagi euy. Duduk. Ceklik ceklik ceklik. Browsing. Tiba-tiba: Windows System Error. There’s an IP conflict on system. Ah…yang punya udah tiba. Klik: disable. No computer. No internet. No connection. What a f@*k? "Ini desain iklannya, Des!" 3 lembar kertas berlatar belakang merah dengan huruf putih segede-gede bagong. B-B=0. Lho…koq? Aah…bodo’ Laper euy.

Gudeg, sambal goreng cecek, irisan telur dadar, krupuk, pisang. Lumayan. "Fotonya dapet dari mana, sih? Koq di fotografer.net ga ada? Coba deh buka pake account gue." Ceklak ceklik ceklak ceklik. Nihil.  "Ada tuh temenku punya stok model. Orang tua. 1-2 juta deh. Beli putus aja." Hmm…boleh juga. "Jangan lupa bikin perjanjiannya biar ga nuntut macem-macem." "Bikinin desainnya sekalian sama anggarannya lah." "Ajuin dulu dananya. Sapa tau ntar ditolak. Jadi biar ga sia-sia kaya dulu." "Jangan lupa bikin tagline-nya, ya. Perbaiki yang kemaren aja." "Sekalian browsing yang di fotografer.net deh." Oke…oke…oke… Mirip cepot banget ga seh?

"Mbak, meeting sekarang. Orang dari Gunung Agung udah datang." Sepatu…sepatu…mana sepatu? "Mbak, orang dari Mandiri ada meeting mendadak ama direksi. Jadi ga bisa dateng. Tapi mereka udah OK koq dengan tawaran qta." Hmmm. Eh, mana sepatu yang kiri? "Sudah konfirm AMD, akunting, keuangan belum? Toko buku gimana?" O-M-G! Itu sepatuku ketindih dumble.

"Terima kasih atas kehadiran Bapak Ibu. Kita ketemu lagi minggu depan untuk penandatanganan agreement." Tak tok tak tok. Toilet…toilet…I need pee soon. "Des, mana jadwal acara buat Dino Alive?" Ugh…legaaa. Tak tok tak tok. Masuk ruang merah. Tak tik tuk tak tik tuk. Sret sret sret. Done. 4 x 2 lembar. Tak tok tak tok. "Lho, koq baru sekarang, sih? Udah saya tunggu-tunggu dari tadi, lho." Maaf. Ini juga belum sempet duduk, Bu!

"Naskahmu ini. Jadi aku yang harus nangani." Alhamdulillah. Siapa suruh narik naskah yang sedang usaha aq kerjain? Anyway, thanks a lot, Bang! Upahmu besar di surga. Tak tok tak tok. Menyeberang ruang. "Gimana mungkin 100rb bisa bikin acara, Des?" Ah…mene kutehek? Aq pun sama binun-nya ama kalian. Tak tok tak tok. Menyusuri koridor. Masuk ke ruang merah. Tak tik tuk tak tik tuk. Nulis blog…

June 12, 2008

Bitchology

Filed under: Uncategorized — daysea @ 2:49 am and

When I stand up for myself and my beliefs, they call me a bitch.
When I stand up for those I love, they call me a bitch.
When I speak my mind, think my own thoughts or do things my own way, they call me a bitch.
Being a bitch means I won’t compromise what’s in my heart.
It means I live my life MY way.
It means I won’t allow anyone to step on me.

When I refuse to tolerate injustice and speak against it, I am defined as a bitch.
The same thing happens when I take time for myself instead of being everyone’s maid, or when I act a little selfish.
It means I have the courage and strength to allow myself to be who I truly am and won’t become anyone else’s idea of what they think I “should” be.
I am outspoken, opinionated and determined.
I want what I want and there is nothing wrong with that!

So try to stomp on me, try to douse my inner flame, try to squash every ounce of beauty I hold within me.
You won’t succeed.
And if that makes me a bitch, so be it.
I embrace the title and am proud to bear it.

B = Babe
I = In
T = Total
C= Control of
H = Herself

B = Beautiful
I = Intelligent
T = Talented
C = Charming
H = Hell of a Woman

B = Beautiful
I = Individual
T = That
C = Can
H = Handle anything

June 6, 2008

I asked for…

Filed under: Uncategorized — daysea @ 7:48 pm and

I asked for strength
     You gave me difficulties to make me strong
I asked for wisdom
     You gave me problems to solve
I asked for prosperity
     You gave me brain and brawn to work with
I asked for courage
     You gave me dangers to overcome
I asked for love
     You gave me opportunities

I recieved nothing that I wanted
But everything that I needed

My prayer has been answered…

June 1, 2008

A (or My?) Confession

Filed under: Uncategorized — daysea @ 6:32 pm and

Been turning around and play some foolish games
I let the fire but I didn’t keep the flame
Looking back to see they’re all the same
Until the day I said your name

Wounds in my heart can show the price of bad
I have said enough many times
And called it a day
Maybe I should let you go away
Just get to make you stay

Chorus:
Something in your eyes
Makes me realize
That I will have to surrender
My heart’s rolling fast
And I lost in lust
Hands up I, I surrender
I surrender to life

Never felt anything like this before
It’s like all the road I took
Will leading me to your door
When I couldn’t give anything anymore
It’s you I was looking for

Chorus

I don’t know if forever can be mine
But whenever I’m with you
I want to take that chance

(Surrender by Anggun in Luminescence)

May 22, 2008

Ketika MU menang (lagi)…

Filed under: Uncategorized — daysea @ 4:21 am and

“Congratulations Man-U” Begitu bunyi sms yang saya terima pagi ini, 22/05/08 05.41am, dari +4478705031XX. Singkat padat jelas. Singkat, karena jagoannya kalah duluan. Coba kalo Liverpool yang udah 5x juara itu menang lagi. Bukan cuma sms yang bakal saya terima, tapi telp yang bisa2 nyampe sejam lamanya cuman buat ngebanggain The Reds-nya itu. Padat, karena mo ngomong apa lagi coba? Man-U emang digdaya. Abis nyabet gelar juara di Premiere League, kini juara Liga Champions yang ke-3x nya lagi. Trus, jelas. Ya iyalah…jelas2 qta beda haluan. Pokoknya kalo mulai eyel2an soal bola, KLIK, hape langsung saya matiin. Ga peduli dia mo nelp dari luar negri kek, dari luar angkasa kek, sabodo teuing!

Heran juga ya kesenengan saya ama bola koq makin menjadi2. Tapi saya juga males kalo dibilang “gara2 ketularan si anu tuh” ato “ya kan sama…ama itu tuh” Huh…nggaklah yauwww.

Sebenarnya, cewe suka bola bukanlah hal baru ato aneh. Dulu pas masih kuliah, ada temen cewe yang gila bola. Mati2an ia belain Juventus sampe2 rela dipanggil Jupe. Coba kalo sekarang, ngamuk2 kali ya dipanggil gitu: Jupe=juragan pe… (lanjutin ndiri :p ) Idolanya Alessandro Del Pierro tapi ia juga seneng ama David Ginola apalagi pas difoto bugil. Ampir 3 taun lalu, sebelah cubical saya dihuni editor cewe, jilbaban, tapi kalo bicara soal bola…bujubune…ga ada yang bisa ngalahin dah. Liverpool adalah cinta matinya, sampe2 di wallpapernya terpampang Xabi Alonso dalam berbagai bentuk: padat, cair, dan gas!

Saya benernya juga bukan pecandu bola. Lebih tepat kalo dibilang penikmat aja. Saya ingat pas di London dulu, saya ama temen2 nonton Liga Champions: Chelsea vs Barcelona. Berbondong2lah kami naik tube menuju Stamford Bridge. To be honest, saya bukan pendukung The Blues. Pun bukan pendukung Los Azulgranas. Saya ikutan nonton hanya karna murid2 dari Spanyol yang cakepnya audzubillah itu pada bolos dan pergi mendukung pujaannya. Dari pada di kelas yang bosennya ampun2an, mana gurunya ga ada cakep2nya lagi, ngikutlah saya ke sana. Lumayan booo… (Sedikit) senggol kanan, sentuh kiri huehehehe mak nyuuus.

Pada dasarnya dan pada intinya, saya suka MU. Dengan semangat perjuangan 45 dan nilai-nilai luhur Pancasila, berangkatlah saya ke Old Trafford, sendirian, naek bis 6 jam. B@ng$@#…kalo ga karna ingat status saya yang economically temporary immigrant, pastilah saya udah naek Ryan Air, maskapai murah meriah ala Lion Air tapi aman ga kaya Adam Air :D (NB: saya anti Chelshit! meski saat itu supporternya The Blues juga berangkat ke sono nyarter train) Hasilnya? Seri 1-1. Huh…ga seru. Dan kegilaan itupun masih berlanjut dengan menyambangi Fly Emirates, masih dalam Barclays English Premier League, meski saya juga ga minat ama The Gunners maupun Pompeys.

Aaah…kebolaan saya bukan karena ketularan meski tuduhan virusnya berasal dari biang bola negara Erlangga ini. Mungkin hanya kebetulan aja kalo favoritnya sama. Mungkin :) Yang jelas, statement ketidaksukaan Bro dengan ABUnya (Asal Bukan United) ga kan ngaruh ama saya karna football is MU. Toh, setidaknya kami sepakat juga soal ABC=Asal Bukan Chelshit! Anything But Chelshit!! Buat fansnya The Blues: jangan marah, toh kalian setidaknya masih punya satu sekutu, ade saya, yang memuja The Special One tapi ga tau deh gimana sekarang setelah ia hengkang dari Stamford.

« Previous PageNext Page »

WPMU Theme pack by WPMU-DEV.